17 Maret 2009

PAINTBALL (WAR GAME)





- Leadership
– Strategy
– Teamwork
– Discipline
– Bravery


PAINTBALL merupakan permainan simulasi tempur (war game) yang termasuk kategori high impact outbound (berisiko tinggi). Namun, permainan ini 100% safety. Sekarang paintball sudah termasuk olah raga terpopuler. Paintball juga menempati urutan ke-3 di extreme sports ranking setelah skateboard dan wallclimbing.

TUJUAN DAN MANFAAT
Kegiatan paintball dapat mengembangkan kemampuan kepemimpinan. Menyiapkan pemimpin dalam menyusun gagasan, serta mengkomunikasikan kepada tim dan menggerakkan seluruh anggota tim menuju tujuan bersama. Permainan perang-perangan ini juga meningkatkan kemampuan membuat perencanaan, menganalisa kondisi lingkungan atau medan kerja. Melatih membuat strategi untuk mencapai tujuan tim. Bahkan kedisiplinan, keberanian, dan teamwork bisa dibangun.

DURASI DAN SKENARIO
Kegiatan Paintball diselenggarakan 1-2 babak. Satu babak berlangsung selama 10-30 menit. Variasi Skenario :
•Rebut Bendera (Capture the flag): Suatu regu harus mengambil bendera dari benteng lawan kemudian membawanya ke benteng mereka sendiri dalam rangka kemenangan.
•Rebut Bendera di tengah (Centerflag): Sama seperti rebut bendera. Bedanya hanya ada satu bendera pada suatu tempat netral atau di pusat area permainan. Kemenangan dicapai dengan mengambil bendera tersebut dan menempatkannya pada area yang ditunjuk, umumnya ke benteng masing-masing.
•Menghabisi Lawan (Elimination): Sasarannya adalah setiap pemain berusaha untuk menghabisi atau menembak semua dari lawan mereka.

ALTERNATIF LOKASI

- Taman Agro Khatulistiwa Pontianak
- Taman Hutan Kota Pendopo Gubernuran
- Jalan Ahmad Yani II (100 meter) setelah Jaga Aman Sarana
- Lingkungan Kampus Universitas Tanjungpura
- Lokasi lain sesuai permintaan konsumen

Read More......

Program CHARACTER BUILDING TRAINING



Based on Values, Believe and Principles




Sumber daya manusia (SDM) yang memiliki karakter kuat akan mampu merubah berbagai masalah yang dihadapi. Kita membutuhkan SDM yang memiliki karakter yang mampu bekerja secara Ikhlas, Mawas, Cerdas, Keras, Tuntas, Selaras, dan Puas.


Manusia memiliki karakter yang khas dan unik. Dalam bekerja manusia sangat dipengaruhi oleh prinsip, nilai-nilai dan keyakinan (Spiritual Power) dan kekuatan motivasi (Emotional Power). Kekuatan spiritual dan emosional bersifat fluktuatif, sementara dua kekuatan ini sangat berpengaruh terhadap kinerja seseorang. Memang, untuk bekerja manusia juga membutuhkan kecerdasan (Intellectual Power). Akan tetapi, hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan intelektual hanya menyumbang 20%, sementara kekuatan emosional memberi kontribusi 80% untuk mewujudkan kesuksesan (Daniel Goleman, 1996). Selain spiritual, emosional dan intelektual, sukses juga membutuhkan kesiapan fisik yang sehat dan kuat (Physical Power).

TUJUAN DAN MANFAAT
1.Menguatkan pondasi spiritual dan emosi peserta untuk membangun kesadaran perubahan diri (sense of change)
2.Merumuskan arah kehidupan pribadi (personal mission statement and commitment building).
3.Membangun karakter kejujuran (trust) dan amanah (personal care and social care)
4.Membuat perencanaan perubahan diri untuk kehidupan dunia masa depan (personal balance scorecard)
5.Membuat kebersamaan dan kontribusi untuk mengukir peran sejarah (team work and productivity).


CHARACTER’S GOAL


•Spirituality Based (Kerja Ikhlas. Membangun Pemahaman, Sifat, Nilai dan Kemampuan berikut: Kesalehan, Kejujuran, Ketuhanan, Keikhlasan, Ketulusan, Kebersihan jiwa, Ketaatan ibadah, Pengakuan dosa dan kesalahan, Komitmen moral, Kelembutan Jiwa, Soliditas Diri, Berdoa dan Memangun harapan, Sukses Jangka Panjang.
•Emotionality Based (Kerja Mawas). Membangun Pemahaman, Sifat, Nilai dan Kemampuan berikut: Kesadaran diri, Tanggung jawab, Motivasi, Disiplin, Bertahan menghadapi frustasi, Mengendalikan dorongan hati, Mengelola stres, Kepekaan sosial, Penyesuaian diri, Hasrat, Empati, Antusias, Komitmen, Keberanian dan Menghadapi resiko.
•Intellectuality Based (Kerja Cerdas). Membangun Pemahaman, Sifat, Nilai dan Kemampuan berikut: Fathonah, Kecerdasan, Kelincahan Mental, Berpikir Kritis, Berpikir Analisis, Berpikir Kreatif, Merekonstruksi gagasan dan Keluasan Wawasan.
•Physically Based (Kerja Keras). Membangun Pemahaman, Sifat, Nilai dan Kemampuan berikut: Kesehatan, Kebugaran, Kegesitan, Kecepatan Bertindak, Kelincahan, Kesediaan untuk bertindak dan melakukan sesuatu yang bermanfaat.
•Managerial Based (Kerja Tuntas. Membangun Pemahaman, Sifat, Nilai dan Kemampuan berikut: Keteraturan Hidup, Keteraturan Kerja, Membuat Strategi, Kiat sukses dan Meraih Tujuan Dunia Akhirat.
•Social Based (Kerjasama. Membangun Pemahaman, Sifat, Nilai dan Kemampuan berikut: Komunikasi, Kebersamaan, Misi bersama, Keterbukaan, Sinergi, Saling Memahami dan Menasehati, serta Saling menolong untuk mewujudkan Tujuan Bersama.
•Customer Based (Kerja Puas). Membangun Pemahaman, Sifat, Nilai dan Kemampuan berikut: Pelayanan Sepenuh Hati, Bermanfaat untuk orang lain: Dermawan (sosial), tidak egois, melayani, keluarga. Memberikan pelayanan pelanggan dengan efektif, efisien, mudah, cepat dan sistematis.

PESERTA PELATIHAN

- Pengelola SDM dan Manajer
- Wirausahawan
- Politisi/Birokrat/Anggota Legislatif
- PNS
- Mahasiswa dan Pelajar

DURASI DAN MATERI PELATIHAN
Pelatihan ini diselenggarakan selama 3 hari 2 malam. Fokus materi pelatihan :
Hari I : Spiritualitas dan Emosi
•Problem, Wawasan Global, Perubahan dan Tanggung jawab.
•Membedah Value, Principle, Believed Ketuhanan dalam Diri
•Sensitivitas (Personal Sensitivity)
•Re-BORN (ESQ, Kesadaran beramal, Kekuasaan Tuhan)
•Kontemplasi: Perubahan Diri
Hari II : Leadership Building
•Kontribusi: Amal Unggulan
•Integritas: Keyakinan, Ucapan dan Tindakan
•The Keys of Success: Motivasi
•Aplikasi: Outbound with High Risk (Leadership)
•Aplikasi: Walking on the fire
•Kontemplasi: Scenario kematian (Produktivitas)
Hari III : Social Building
•The Art of Loving
•Pathology of Caring
•Aplikasi: Outbound (Team Building).
•Aplikasi: Personal Balanced Scorecard
•Building Commitment

Read More......

15 Maret 2009

Program Spiritual Journey for Students



Cerdas Spiritual, Raih Sukses Belajar

Kekuatan spiritual mendorong seseorang bekerja dengan Ikhlas, memiliki kebersihan orientasi dan tujuan. Kekuatan spiritual menjadikan seseorang memiliki arah atau tujuan pribadi yang jelas di atas prinsip yang kuat dan benar.


Membangun kekuatan spiritual para pelajar merupakan agenda yang sangat penting dan mendesak. Merosotnya prestasi belajar dan realitas potret pelajar yang diwarnai dengan berbagai masalah seperti perkelahian atau tawuran antar pelajar, pergaulan bebas, bahkan ada yang terlibat narkoba merupakan keprihatinan dan perlu mendapat perhatian semua pihak. Adanya program training Spiritual Journey for Student diharapkan menjadi salah satu upaya solusi pembinaan mental dan spiritual bagi pelajar, khususnya di daerah Kalimantan Barat.

Program Spiritual Journey for Student inipun sesungguhnya sangat sejalan dengan semangat pendidikan nasional. Sebagaimana dinyatakan dalam pasal 3 UU No.20 Tahun 2003 bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara demokratis serta bertanggungjawab.

TUJUAN PELATIHAN
1.Menguatkan pondasi spiritual dan emosi pelajar, sehingga lahir kesadaran perubahan diri dan mampu merumuskan arah kehidupan pribadinya di masa depan.
2.Membangun karakter kejujuran dan amanah dalam diri pelajar, menghormati dan memperhatikan adab kepada guru dan orang tua.
3.Meningkatkan pengenalan para pelajar terhadap Allah SWT, Rasul dan Dienul Islam.
4.Membangun kembali keteguhan prinsip dan menemukan kebenaran hati nurani (fitrah) yang berpusat pada kekuatan spiritual, sehingga para pelajar dapat menilai tindakan, jalan hidup serta memberi makna terhadap setiap peristiwa yang dialaminya.
5.Membangun komunikasi, kebersamaan, keterbukaan, sinergi saling memahami dan saling menolong sesama pelajar, sehingga tidak terjadi lagi tawuran antar sesama pelajar.

MATERI PELATIHAN

1.Konsep Diri Pribadi Muslim
2.Mengenal Allah SWT Sebagai Pencipta, Penguasa dan Tuhan yang Harus Disembah.
3.Mengenal Rasulullah Sebagai Teladan dan Inspirasi bagi Kehidupan.
4.Bangga Sebagai Seorang Muslim
5.Perencanaan Diri dan Manajemen Waktu
6.Say No To Drugs

Read More......